MMM yaitu komunitas dimana semua penerima saling membantu. MMM hanya menawarkan Anda aktivitas teknis yang membantu jutaan orang di seluruh dunia untuk mencari orang yang butuh dana dukungan dan jutaan orang yang siap memberi dana dukungan dengan sukarela.
Menurut dongeng rakyat Blora berasal dari kata BELOR yang berarti Lumpur, lalu bermetamorfosis mbeloran yang balasannya hingga kini lebih dikenal dengan nama BLORA. Secara etimologi Blora berasal dari kata WAI + LORAH. Wai berarti air, dan Lorah berarti jurang atau tanah rendah.. Dalam bahasa Jawa sering terjadi pergantian atau pertukaran aksara W dengan aksara B, tanpa menimbulkan perubahan arti kata.Sehingga seiring dengan perkembangan zaman kata WAILORAH menjadi BAILORAH, dari BAILORAH menjadi BALORA dan kata BALORA balasannya menjadi BLORA. Makara nama BLORA berarti tanah rendah berair, ini akrab sekali dengan pengertian tanah berlumpur.
Blora di bawah Pemerintahan Kadipaten Jipang pada masa XVI, yang pada ketika itu masih dibawah pemerintahan Demak. Adipati Jipang pada ketika itu berjulukan Aryo Penangsang, yang lebih dikenal dengan nama Aria Jipang. Daerah kekuasaan mencakup : Pati, Lasem, Blora, dan Jipang sendiri. Akan tetapi sesudah Jaka Tingkir ( Hadiwijaya ) mewarisi tahta Demak sentra pemerintahan dipindah ke Pajang. Dengan demikian Blora masuk Kerajaan Pajang.
Kerajaan Pajang tidak usang memerintah, lantaran direbut oleh Kerajaan Mataram yang berpusat di Kotagede Yogyakarta. Blora termasuk wilayah Mtaram potongan Timur atau kawasan Bang Wetan. Pada masa pemerintahan Paku Buwana I (1704-1719 ) kawasan Blora diberikan kepada puteranya yang berjulukan Pangeran Blitar dan diberi gelar Adipati. Luas Blora pada ketika itu 3.000 karya (1 karya = � hektar ). Pada tahun 1719-1727 Kerajaan Mataram dipimpin oleh Amangkurat IV, sehingga semenjak ketika itu Blora berada di bawah pemerintahan Amangkurat IV.
Pada ketika Mataram di bawah Paku Buwana II (1727-1749) terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Mangku Bumi dan Mas Sahid, Mangku Bumi berhasil menguasai Sukawati, Grobogan, Demak, Blora, dan Yogyakarta. Akhirnya Mangku Bumi diangkat oleh rakyatnya menjadi Raja di Yogyakarta. Berita dari Babad Giyanti dan Serat Kuntharatama menyatakan bahwa Mangku Bumi menjadi Raja pada tanggal 1 Sura tahun Alib 1675, atau 11 Desember 1749. Bersamaan dengan diangkatnya Mangku Bumi menjadi Raja, maka diangkat pula para pejabat yang lain, diantaranya ialah pemimpin prajurit Mangkubumen, Wilatikta, menjadi Bupati Blora.
Perang Mangku Bumi diakhiri dengan perjanjian Giyanti, tahun 1755, yang populer dengan nama palihan negari, lantaran dengan perjanjian tersebut Mataram terbagi menjadi dua kerajaan, yaitu Kerajaan Surakarta di bawah Paku Buwana III, sedangkan Yogyakarta di bawah Sultan Hamengku Buwana I. Di dalam Palihan Negari itu, Blora menjadi wilayah Kasunanan sebagai potongan dari kawasan Mancanegara Timur, Kasunanan Surakarta. Akan tetapi Bupati Wilatikta tidak baiklah masuk menjadi kawasan Kasunanan, sehingga dia pilih mundur dari jabatannya
Sejak zaman Pajang hingga dengan zaman Mataram Kabupaten Blora merupakan kawasan penting bagi Pemerintahan Pusat Kerajaan, hal ini disebabkan lantaran Blora populer dengan hutan jatinya. Blora mulai berubah statusnya dari apanage menjadi kawasan Kabupaten pada hari Kamis Kliwon, tanggal 2 Sura tahun Alib 1675, atau tanggal 11 Desember 1749 Masehi, yang hingga kini dikenal dengan HARI JADI KABUPATEN BLORA.Adapun Bupati pertamanya ialah WILATIKTA.
Perlawanan Rakyat Blora yang dipelopori petani muncul pada final masa ke 19 dan awal masa ke 20. Perlawanan petani ini tak lepas dari makin memburuknya kondisi sosial dan ekonomi penduduk pedesaan pada waktu itu.. Pada tahun 1882 pajak kepala yang diterapkan oleh Pemerintah Penjajah sangat memberatkan bagi pemilik tanah ( petani ) . Di daerah-daerah lain di Jawa, kenaikan pajak telah mengakibatkan pemberontakan petani, menyerupai insiden Cilegon pada tahun 1888. Selang dua tahun lalu seorang petani dari Blora mengawali perlawanan terhadap pemerintahan penjajah yang dipelopori oleh SAMIN SURASENTIKO. Gerakan Samin sebagai gerakan petani anti kolonial lebih cenderung mempergunakan metode protes pasif, yaitu suatu gerakan yang tidak merupakan pemberontakan radikal. Beberapa indikator penyebab adana pemberontakan untuk menentang kolonial penjajah antara lain : Berbagai macam pajak diimplementasikan di kawasan Blora Perubahan contoh pemakaian tanah komunal pembatasan dan pengawasan oleh Belanda mengenai penggunaan hasil hutan oleh penduduk Indikator-indikator ini memiliki korelasi eksklusif dengan gerakan protes petani di kawasan Blora. Gerakan ini mempunai corak MILLINARISME, yaitu gerakan yang menentang ketidak adilan dan mengharapkan zaman emas yang makmur.
Blog merupakan hasil evolusi dari diary online: Diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Salah seorang pioneer dari internet-based journalist ini yaitu Justin Hall, yang melaksanakan membuat online diarynya Justin Links From The Underground saat beliau masih merupakan pelajar dari Swarthmore College.
Kala itu, Blog (atau saat itu berjulukan online diary) pada umumnya merupakan website yang berisi kumpulan link menuju halaman web lain yang disertai komentar dan opini pemilik online diary tersebut mengenai halaman dari tujuan link tersebut. Sehingga online diary saat itu bisa juga dikatakan sebagai katalog link menurut opini pemilik. Para diarist yaitu editor yang menentukan link mana yang menarik dan menampilkan link tersebut di online diarynya.
Pada tahun 1997, Jorn Barger, seorang programer yang juga mengelola website online diary “robot wisdom” membuat istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya yaitu blogger awal di kala itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik menurut opininya.
Hingga 1998, gres ada beberapa website yang sanggup diidentifikasikan sebagai blog, sampai saat itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan.
Pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, sampai akibatnya dibentuk pendek menjadi blog saja. Orang yang mengelola blog kemudian di sebut “blogger”.
Dari titik itulah semuanya berubah. Semakin hari, semakin banyak orang yang membuat blog. Pertumbuhan blog menjadi semakin signifikan saat Pitas merilis Blogger.com pada Juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak mempunyai kemampuan html sekalipun bisa membuat dan mengelola blog.
Di titik ini, blog benar-benar berubah. Bahkan definisi blog mulai bergeser.
Blog yang awalnya merupakan kumpulan link yang dikomentari oleh pemilik blog, mulai bergeser menjadi media ekspresi bebas semau pemilik blog yang ditampilkan secara kronologis terbalik.
Dari sini, semuanya benar-benar berubah. Blog bertumbuh demikian cepat. Terlebih sehabis Movable Type diluncurkan dan wordpress sebagai project kelanjutan cms b2 dirilis ke publik sebagai blog engine.
Setelah itu, blog dan blogosphere terus berevolusi menjadi blogosphere yang kita huni hari ini
Pengertian Blog, Blog yaitu abreviasi dari web log yang artinya jenis situs web yang ibarat tulisan-tulisan pada halaman web, biasanya disusun diurutkan secara kronologis (waktu kejadian) mulai dari postingan yang terbaru berada di bab atas halaman utama (halaman depan/homepage) diikuti postingan paling usang dibawahnya.
Seringkali blog di update secara terencana oleh pemilik dan ditulis hanya dengan satu topik khusus, misalnya perihal tutorial blog, Internet, tips dan trick, catatan pribadi, hobi dll. Walaupun tidak sedikit juga pemilik mencampur tulisannya dengan lebih dari satu topik mirip blog saya ini. Untuk mengetahui pengertian blog bahu-membahu anda sanggup membaca beberapa sumber yang menjelaskan perihal pemahaman blog atau juga anda sanggup membuat blog eksklusif anda dan rasakan mirip apa rasanya posting goresan pena anda sendiri dan di komentari orang lain, saya yakin anda bisa menyimpulkan sendiri mengenai pengertian blog.
Pengertian Blog telah menawarkan anda pemahaman perihal sudut pandang blog, Karena blog orang bisa berdiskusi perihal artikel yang ditulis melalui fitur yang disediakan di blog yaitu komentar yang sanggup menjadi sebuah media interaksi kepada penulis blog.
Fitur-fitur lainnya dari blog yaitu buku tamu untuk memperkenalkan pengunjung, Arsip merupakan daftar link yang mengarah ke artikel-artikel yang tersimpan didalam blog sehingga memudahkan pembaca untuk sanggup mengetahui artikel apa saja yang telah di tulis, Fitur Search yaitu alat untuk mencari artikel yang terdapat didalam blog itu dan sanggup ditemukan dengan gampang dan cepat sehingga pembaca tidak perlu merasa kesulitan untuk mencari sebuah artikel.
Blog merupakan media informasi yang sangat membantu pengguna yang membutuhkan informasi, maka dari itu blog mempunyai kasta tertinggi dalam tingkatan sosial media alasannya kiprah seorang blogger yaitu menawarkan informasi yang sanggup membantu para pembaca untuk mendapat informasi yang dibutuhkan, sehingga Pembaca sanggup belama-lama berada diblog kita alasannya menikmati informasi yang berguna. Cukup sekian artikel ini saya tulis, Saya harap dengan anda membaca artikel ini sanggup membuka pikiran anda dalam memahami pengertian blog dan mengenal sejarah blog.
Jasa seorang ibu memang begitu besar bagi anak-anaknya. Maka, tak heran kalau setiap tanggal 22 Desember selalu diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia.
Inilah bentuk penghargaan bagi kaum ibu di Tanah Air. Namun, peringatan Hari Ibu dikala ini ternyata telah melenceng dari sejarahnya sendiri. Setidaknya, begitulah pendapat spesialis sejarah dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr Phil Ichwan Azhari.
"Hari Ibu itu ditetapkan berkaitan dengan politik. Karena awalnya dari sebuah gerakan perempuan. Tapi, interpretasi kita dikala ini dalam memperingati Hari Ibu sudah meleset, menjadi harinya mamak-mamak (ibu-ibu)," ungkap Phil Ichwan Azhari kepada okezone di Medan, Rabu (22/12/2010).
Disampaikan sejarawan yang menamatkan S3-nya di Jerman ini, penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu berawal dari pelaksanaan Kongres Perempuan yang pertama pada tanggal 22-25 Desember 1928. Kongres yang digelar di Yogyakarta itu dilaksanakan beberapa bulan sehabis dicetuskannya Sumpah Pemuda.
Saat itu, sebanyak 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera ikut dalam pertemuan yang kemudian dikenal dengan nama Kongres Wanita Indonesia (Kowani) itu.
Para perempuan ini sendiri berkumpul dalam rangka mempersatukan organisasi-organisasi perempuan ke dalam satu wadah demi mencapai kesatuan gerak usaha untuk kemajuan perempuan bersama dengan laki-laki dalam mewujudkan Indonesia merdeka.
Menurut Ichwan, organisasi perempuan di Indonesia sendiri sudah bermula semenjak 1912, diilhami oleh usaha para pendekar perempuan era ke-19. Bahkan, sebelum Kowani pertama kali dilaksanakan, pergerakan perempuan di Sumatera juga sudah tumbuh. Saat itu, sebuah organisasi perempuan mendirikan surat kabar 'Perempoean Bergerak' di Sumatera Utara pada 1919.
"Oleh alasannya ialah itu, peringatan Hari Kartini juga tidak perlu, alasannya ialah beliau hanya pendekar lokal. Sebelum Kartini pun sudah ada gerakan perempuan di Medan yang lebih maju. Buktinya, mereka sanggup mendirikan sebuah surat kabar," tutur dosen yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Sejarah Unimed ini.
Kembali kepada peringatan Hari Ibu yang dilakukan zaman sekarang, Ichwan menilai peringatan tersebut tidak lagi sempurna kalau dikaitkan dengan sejarah. Karena, maksudnya tidak lagi diperingati sebagai hari gerakan perempuan. Bahkan, peringatan Hari Ibu dikala ini sanggup mengkerdilkan gerakan permpuan zaman dulu.
Meski begitu, Ichwan tidak menolak adanya peringatan Hari Ibu. Hanya saja, beliau mengusulkan supaya dicari tanggal lain selain tanggal 22 Desember. Seperti di luar negeri, juga diperingati Mother's Day, yakni setiap hari Minggu di pekan ke dua bulan Mei yang diperingati di Amerika dan beberapa negara lainnya, serta setiap tanggal 8 Maret yang diperingati di sejumlah negara Eropa.
"Peringatan Hari Ibu boleh, untuk menghargai jasa seorang ibu. Saya setuju, tapi jangan menghilangkan nuansa gerakan dari usaha perempuan. Karena sudah menggelapkan sejarah, itu saya yang nggak setuju," tegasnya.
Sementara itu, peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember sendiri telah ditetapkan oleh mantan Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden Nomor 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959. Oleh alasannya ialah itu, Hari Ibu ini selalu diperingati secara nasional di seluruh Nusantara setiap tahunnya.
Sebelumnya, penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu juga telah dicetuskan pada Kowani ke-3 yang diadakan di Bandung pada 22 Desember 1938. Penetapan tanggal ini bertujuan untuk menjaga semangat kebangkitan perempuan Indonesia secara terorganisasi dan bergerak sejajar dengan kaum pria.
Kemudian, pada kongres tahun 1952 yang diadakan di Bandung, Sri Mangunsarkoro juga mengusulkan supaya dibangun sebuah monumen untuk memperingati Kowani pertama. Setahun berikutnya, Ketua Kowani pertama Sukanto melaksanakan peletakan kerikil pertama pembangunan Balai Srikandi. Menteri perempuan pertama di Indonesia, Maria Ulfah yang gres saja dilantik tahun 1950, meresmikannya pada 20 Mei 1956.
Perkembangan selanjutnya, seluruh kompleks pun dibangun di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta, dan diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto sebagai Gedung Mandala Bhakti Wanitatama pada 22 Desember 1983.
Terdapat beberapa bangunan di kompleks ini, yakni Balai Srikandi yang mempunyai museum, serta Balai Shinta, Kunthi dan Utari yang biasanya untuk program resepsi dan pameran. Kemudian, ada kompleks penginapan Wisma Sembodro dan Wisma Arimbi, serta perpustakaan.
Ericsson (Telefonaktiebolaget LM Ericsson) (OMX: Eric B, NASDAQ: Eric), salah satu perusahaan terbesar Swedia, yaitu penyedia telekomunikasi terkemuka dan sistem komunikasi data, dan layanan terkait yang mencakup banyak sekali teknologi, termasuk khususnya jaringan selular . Dan eksklusif melalui anak perusahaan, yang juga mempunyai tugas besar dalam perangkat mobile dan TV kabel dan sistem IPTV.
Didirikan pada 1876 sebagai toko peralatan perbaikan telegram oleh Lars Magnus Ericsson, ia dimasukkan pada Agustus 18, 1918. Berkantor pusat di Kista, Kota Stockholm , semenjak tahun 2003, AY Ericsson dianggap bab dari apa yang disebut "Wireless Valley". Sejak pertengahan 1990-an, Ericsson yang sangat luas di Stockholm membantu mentransformasi modal menjadi salah satu sentra-sentra penelitian teknologi gosip (TI) Eropa. Ericsson mempunyai kantor dan beroperasi di lebih dari 150 negara, dengan lebih dari 20.000 staf di Swedia, dan juga di presences signifikan, misalnya, Cina, Inggris, Amerika Serikat, Finlandia, Irlandia, dan Brasil.
Pada awal kala 20, Ericsson mendominasi pasar dunia untuk pertukaran telepon manual (manual telephone exchanges) tetapi terlambat untuk memperkenalkan peralatan telepon otomatis. Terbesar di dunia sepanjang sejarah sebagai pertukaran telepon manual, melayani 60.000 baris, dipasang oleh Ericsson di Moskow pada 1916. Sepanjang tahun 1990-an, Ericsson yang diadakan 35-40% pangsa pasar telepon selular terpasang sistem. Seperti kebanyakan dari industri telekomunikasi, AY Ericsson menderita kerugian berat sesudah telekomunikasi crash pada awal 2000, dan harus merumahkan puluhan ribu staf di seluruh dunia sebagai upaya untuk mengelola situasi keuangan, berhasil meraih laba kembali pertengahan tahun 2000.
Pada tahun 2001 divisi handset yang dibuat dari joint venture dengan Sony disebut Sony Ericsson. AY Ericsson kini besar penyedia handset core dan infrastruktur pemasok utama bagi semua teknologi nirkabel. Ia telah memainkan tugas penting dalam global Modernisasi tembaga yang ada baris untuk memberikan layanan broadband dan telah tumbuh secara aktif gres bidang perjuangan di wilayah layanan profesional.
Cikal bakal Sony Ericsson.
Telefonaktiebolaget L. M. Ericsson
Type Public
(OMX: ERIC B)
(NASDAQ: ERIC)
Founded Stockholm, Sweden (1876)
Founder Lars Magnus Ericsson
Headquarters Flag of Sweden Kista, Sweden
Key people Michael Treschow
(Chairman)
Carl-Henric Svanberg
(CEO) & (President)
Marcus Wallenberg
(Deputy Chairman)
Industry Telecommunications
Market cap US$ 26.00b (2008)
Revenue 187.780b SEK (2007)
Operating income 30.646b SEK (2007)
Net income 21.836b SEK (2007)
Total assets 245.117b SEK (2007)
Total equity 134.112b SEK (2007)
Employees 75,800 (2008)
Website Ericsson.com
Klik Show untuk melihat Sejarah Pendirian Sony Erycsson
Lars Magnus Ericsson memulai dengan asosiasi telepon di cowok sebagai instrumen pembuat. Ia bekerja untuk sebuah perusahaan yang menciptakan peralatan telegram untuk perusahaan Telegrafverket Swedia. Pada 1876, berusia 30 tahun, ia memulai membangun sebuah toko perbaikan telegram dengan santunan dari temannya, Carl Johan Andersson. Toko di pusat Stockholm (No. 15 on Drottninggatan, the principal shopping street) dan memperbaiki telepon asing. Pada 1878 Ericsson mulai menciptakan dan menjual sendiri peralatan telepon. Teleponnya secara teknis tidak inovatif, alasannya sebagian besar sudah pernah dibuat oleh pabrik lain di Amerika Serikat. Pada 1878, ia telah menciptakan kesepakatan bersama untuk menyediakan telepon dan pasokan switchboards untuk perusahaan telekomunikasi pertama Swedia, Stockholms Allmänna Telefonaktiebolag.
Juga pada 1878, importir telepon lokal Numa Peterson menyewa Ericsson untuk menyesuaikan beberapa telepon dari Bell Company.Dari sinilah ia terinspirasi untuk membeli sejumlah telepon Siemens dan menganalisis teknologi lebih lanjut. (Ericsson pernah mendapatkan beasiswa di Siemens beberapa tahun sebelumnya.) Menjadi perusahaan yang bekerja untuk perbaikan Telegrafverket dan Kereta api Swedia (swedia Railway), ia bersahabat dengan Bell dan Siemens Halske telepon. Dia meningkatkan desain untuk menghasilkan instrumen yang lebih berkualitas. Pada selesai tahun ia mulai dari manufaktur telepon sendiri, banyak gambar dari telepon Siemens, dan produk pertama yang telah selesai pada 1879.
Dengan reputasi yang diraih, Ericsson menjadi pemasok utama peralatan telepon ke Skandinavia. Karena pabrik tidak sanggup mengikuti dengan permintaan, bekerja menyerupai kayu dan logam-plating telah dikontrak keluar. Banyak dari materi baku yang diimpor, sehingga dalam dekade berikut Ericsson dibeli ke sejumlah perusahaan untuk menjamin pasokan penting menyerupai kuningan, kawat, kayu hitam dan besi baja.
Tingginya harga dari peralatan Bell dan layanan yang dipimpin Henrik Tore Cedergren untuk membentuk sebuah perusahaan independen telepon di 1883 disebut Stockholms Allmänna Telefonaktiebolag. Seperti Bell tidak akan memberikan peralatan untuk pesaingnya, ia membentuk perjanjian dengan Ericsson, yang telah memberikan peralatan untuk jaringan telepon baru. Pada 1918 perusahaan Ericsson telah bergabung menjadi Allmänna Telefonaktiebolaget LM Ericsson.
Pada 1884, teknisi yang berjulukan Anton Avén di Stockholms Allänna Telefonaktiebolag telah menggabungkan earpieces dan mouthpiece dari (oleh kemudian) standar telepon menuju handset.Ericsson mengambil temuan ini dan dimasukkan ke produk Ericsson, diawali dengan telepon yang berjulukan Dachshund.
Seperti produksi yang tumbuh pada selesai tahun 1890-an, dan pasar Swedia nampaknya akan mencapai kejenuhan, Ericsson telah bisa memperluas pasar ke luar negeri melalui sejumlah agen. Inggris dan Rusia yaitu awal pasar Ericsson. Hal ini jadinya menyebabkan pembentukan pabrik di negara-negara tersebut. Hal ini sebagian untuk meningkatkan kesempatan mendapatkan kontrak lokal, dan sebagian alasannya pabrik di Swedia tidak sanggup menjaga pasokan. Di Inggris, Perusahaan Telepon Nasional ( National Telephone Company) telah menyertakan peralatan Ericsson untuk beberapa waktu dan merupakan pelanggan utama.Pada tahun 1897, Inggris telah menyumbang 28% dari penjualan Ericsson.Negara lain telah menjadi pelanggan Ericsson juga, yang didorong oleh pertumbuhan yang cepat dari layanan telepon di Swedia. Australia dan Selandia Baru, yang pada selesai tahun 1890-an yaitu pasar Ericssons terbesar non-Eropa.
Meskipun mereka berhasil di tempat lain, Ericsson tidak menciptakan penjualan yang signifikan di Amerika Serikat. The Bell Group dan perusahaan lokal menyerupai Kellog dan Automatic Electric telah lebih dulu menguasai pasar ini. Sebaliknya, penjualan di Meksiko cukup baik dan memimpin untuk pengembangan lebih lanjut ke negara-negara Amerika Selatan. Afrika Selatan dan Cina juga menghasilkan penjualan yang signifikan. Dengan perusahaan multinasional sekarang, dan sangat berkembang, Lars Ericsson melangkah turun dari perusahaan di tahun 1901.
Pada tahun 1920 dan 1930, dunia pasar telepon yang telah diatur dan distabilkan oleh banyak pemerintah. Yang kota per kota trpecah dengan sistem yang telah berkembang selama bertahun-tahun, dilayani oleh banyak perusahaan swasta kecil, dan terpadu yang ditawarkan untuk sewa untuk satu perusahaan. Ericsson dikelola untuk mendapatkan beberapa penyewaan, yang mana menjadi penting untuk perusahaan alasannya mewakili lebih lanjut dari penjualan peralatan untuk pertumbuhan jaringan.Perusahaan telepon besar lainnya, tentu saja, mempunyai tujuan yang sama persis. Ericsson dikelola untuk mendapatkan hampir sepertiga dari penjualan di bawah kendali dari operasi perusahaan telepon.
Dengan duduk perkara keuangan, Ericsson terpaksa untuk mengurangi keterlibatan mereka dalam operasi perusahaan telepon dan kembali ke apa yang terbaik untuk mereka, manufaktur telepon dan switchgear. Hal ini sanggup dilakukan dengan gampang sekarang, terima kasih kepada para manufaktur luar negeri dan kemudahan yang terkait pasokan perusahaan.Pabrik Beeston di Inggris menjadi aset yang sangat berkhasiat di sini. Yang telah joint venture antara Ericsson dan National Telephone Company. Pabrik yang otomatis berpindah peralatan dibangun untuk BPO di bawah lisensi dari Strowger, dan diekspor dalam jumlah besar untuk Afrika Selatan dan Australia.
Namun, tetap Ericsson memimpin dunia telekomunikasi. Ericsson merilis telepon pertama di dunia yang dilengkapi handsfree speakerphone tahun 1960. Setelah sebelumnya meliris Ericofon pada tahun 1956.
Produk dan layanan
AY Ericsson memberikan end-to-end solusi utama untuk semua standar komunikasi selular, dan mempunyai tiga unit bisnis utama.
* Unit Bisnis Jaringan berfokus pada jaringan selular dan untuk jaringan telepon umum. * Unit Usaha layanan telekomunikasi yang terkait dengan layanan profesional, termasuk menjalankan aspek operator.
* Unit Bisnis Multimedia menyediakan pengisian, penyediaan, IPTV, mobile TV dan media lainnya dan dukungan sistem, terutama untuk operator telekomunikasi.
Telepon Selular
Sejak joint venture Sony Ericsson yang dimulai pada tahun 2001, Ericsson tidak menciptakan telepon seluler sendirinya lagi. Model-model sebelumnya diantaranya yaitu sebagai berikut:
* Ericsson GA628 - Terkenal akan z80 CPU
* Ericsson SH888 - Pertama ponsel untuk mempunyai kemampuan nirkabel modem.
* Ericsson A1018 - Dualband ponsel, terutama gampang untuk menetakkan. Pertama untuk memakai layar LCD grafis.
* Ericsson T10
* Ericsson T18
* Ericsson T28 - Sangat tipis dan canggih telepon. Lanjutan memakai baterai Lithium polimer.
* Ericsson T39 - Serupa dengan T28, tetapi dengan modem GPRS dan kemampuan triband.
* Ericsson T66
* Ericsson T68 - Ericsson handset pertama untuk mempunyai layar warna, kemudian sebagai merek Sony Ericsson T68i
* Ericsson R310s
* Ericsson R380 - Pertama ponsel untuk memakai Symbian OS
* Ericsson R520 - Serupa dengan T39, tetapi dalam bentuk candy kafe dan faktor ditambahkan dengan fitur kenyamanan menyerupai built-in speakerphone dan optik sensor jarak
* Ericsson R600
Ericsson Mobile Platform
Ericsson Mobile Platform merupakan pemasok untuk platform teknologi GSM / EDGE dan WCDMA / HSPA platform yang dipakai dalam perangkat, menyerupai mobile handset dan kartu PC. Melalui Ericsson Mobile Platform, AY Ericsson lisensi-standar terbuka, end-to-end Interoperabilitas diuji GSM / EDGE dan platform teknologi WCDMA. Produk persembahan termasuk tumpuan desain, platform perangkat lunak, aplikasi-spesifik terpadu Circuit (ASIC) desain dan pembangunan papan, dan pengembangan alat tes, pelatihan, dukungan dan dokumentasi. Ericsson Mobile Platform telah beroperasi di sembilan lokasi global, dengan operasi utama di Swedia.
Ericsson Enterprise menyediakan sistem komunikasi dan layanan yang memungkinkan bisnis, tubuh publik dan institusi pendidikan yang mempunyai susukan ke aplikasi dan layanan di beberapa lokasi. Ini berfokus pada solusi untuk memberikan bunyi melalui protokol internet (VoIP) berbasis swasta cabang pertukaran (PBX), jaringan area lokal nirkabel (WLAN), dan mobile intranet solusi. Dengan Mobile Enterprise, pengguna bergerak yang sanggup mengakses banyak sekali perjuangan penting komunikasi dan gosip dari banyak sekali aplikasi perangkat lebih dari swasta atau publik, tetap atau jaringan nirkabel. Ericsson Enterprise beroperasi terutama dari Swedia tetapi telah global melalui keberadaan unit pasar dan lain kawan / distributor. Manufaktur yaitu outsource. Pada 2008, Ericsson Enterprise bisnis dijual kepada Aastra, sebuah perusahaan global yang berada di depan dalam perusahaan Komunikasi pasar.
Unit Usaha Jasa
Portofolio layanan profesional yang mencakup kemampuan dalam konsultasi, pendidikan, integrasi sistem, dikelola layanan, jaringan rollout, penyebaran dan meningkatkan secara optimal teknis dan / layanan dukungan pelanggan. Perusahaan memberikan layanan dikelola kemampuan dalam industri telekomunikasi. Its offerings cover management of day-to-day operations of a customer's network (Home internet Solution), including a managed capacity service for a network build out and on-demand capacity, as well as hosting of applications and content management. LM Ericsson's Internet Payment eXchange (IPX) service facilitates payment and distribution of content by interconnecting content providers, media companies, governments and consumer brands with operators. By outsourcing certain activities to Ericsson, operators focus on their core business of attracting, serving and retaining customers. Ericsson's services organization has 26,000 professionals in 140 countries.
mobi and mobile internet
Sejak diluncurkannya .mobi pada September 2006, Ericsson telah meluncurkan Ericsson.mobi, Ericsson portal mobile dan Sony Ericsson.mobi, portal mobile Sony Ericsson. Selain itu, Ericsson menyelenggarakan aktivitas pengembangan mobile yang berjulukan Ericcson Mobility World, yang dirancang untuk mendorong cepat pengembangan layanan aplikasi mobile internet.
Mengenai Sony Ericsson
Type Joint venture
Founded 3 October 2001
Headquarters
Head Office:
London, United Kingdom
Incorporated:
Sweden
Key people Hideki Komiyama (President) Anders Runevad (EVP)
Sony Ericsson (nama lengkap: Sony Ericsson Mobile Communications AB) yaitu perusahaan pembuat telepon genggam yang merupakan merupakan perusahaan yang didirikan pada 3 Oktober 2001 hasil adonan dari dua perusahaan besar dalam dua bidang yang berbeda: perusahaan Jepang, Sony (elektronik) dan perusahaan Swedia, Ericsson (telekomunikasi selular).
Perusahaan induk mereka berada di Hammersmith, London, Inggris dan juga mempunyai tim riset dan pengembangan di Swedia, Jepang, Cina, Jerman, Amerika Serikat, India, Pakistan dan Inggris.
Spoiler for Latar Belakang Sony Ericsson xxxxx Latar Belakang Terbentuknya Sony Ericsson
Ericsson memutuskan untuk menciptakan chips ponsel mereka pada satu sumber, Philips Facility di New Mexico. Bulan Maret 2000, kebakaran pada pabrik Philips telah mencemari kemudahan yang steril. Keadaan tersebut menciptakan produksi ponsel Ericsson dan Nokia (yang juga merupakan konsumen dari kemudahan tersebut) menjadi tertunda.Ketika menjadi terang bahwa produksi akan benar-benar terpaksa dikompromikan untuk beberapa bulan, Ericsson telah dihadapi duduk perkara serius.Masalah Nokia tidak terlalu serius dikarenakan telah membangun sumber alternatif produksi chip mereka.Tetapi, Ericsson posisinya jauh lebih jelek alasannya kedua perusahaan ini tengah memproduksi ponsel gres dengan tanggal peluncuran yang semakin dekat.
Jelas, jawaban kebakaran tersebut, Ericsson menderita kerugian yang sangat besar. Ketidakmampuan Ericsson dalam memproduksi ponsel murah menyerupai punya Nokia turut memperparah keadaan ini.Untuk mengurangi kerugian, Ericsson berfikir untuk merger dengan perusahaan asia yang sanggup menghasilkan biaya yang lebih rendah untuk produksi handset.
Spekulasi ini dimulai dari kemungkinan penjualan divisi ponsel Ericsson namun presiden director mereka menyampaikan bahwa ia tidak mempunyai rencana untuk melaksanakan itu. "Mobile phones benar-benar sebuah bisnis inti untuk Ericsson. Kami tidak akan berhasil (dalam jaringan) kalau kami tidak mempunyai telepon," katanya. Sony yaitu pemain yang marginal di pasar ponsel di seluruh dunia dengan persentase penjualan kurang dari 1 persen pada tahun 2000, yang juga mengalami kerugian pada tempat ini tetapi juga ingin lebih fokus pada pasar dunia. Pada bulan April 2001, Sony mengkonfirmasikan bahwa ia berbicara dengan Ericsson untuk kemungkinan kerjasama dalam bisnis handset. Hal ini segera sesudah Toshiba dan Siemens telah mengumumkan rencana pada bulan November 2000 untuk bekerja sama pada handset 3G untuk jaringan selular. Agustus 2001, dua perusahaan telah menuntaskan syarat-syarat penggabungan yang diumumkan pada bulan April. Sony Ericsson mempunyai tenaga kerja awal 3.500 karyawan.
Pasar saham Ericsson yang jatuh bulan Agustus 2002 menciptakan Ericsson berpikir ulang relasi kemitraan mereka dengan Sony. Ericsson menyampaikan bahwa kalau keadaan terus begini, pihaknya akan mengakhiri relasi kemitraan memproduksi ponsel dengan Sony. Akan tetapi, pada Januari 2003, kedua perusahaan ini mengemukakan bahwa mereka akan lebih berkonsentrasi memajukan Sony Ericsson.
Strategi Sony Ericsson yaitu merilis model gres berkemampuan fotografi digital serta kemampuan multimedia lainnya menyerupai men-download dan melihat klip video dan kemampuan administrasi gosip pribadi. Untuk itu, Sony Ericsson meliris beberapa model gres yang telah mempunyai kamera digital terintegrasi dan layar berwarna yang pada dikala itu merupakan sesuatu yang baru.P800 yang memilki kamera digital terintegrasi dan berkarakter PDA berhasil dan sukses di pasaran. Dengan demikian, sasaran peraihan laba pertama untuk tahun 2002 hingga 2003 untuk paruh kedua 2003 telah tercapai.
Pada bulan Juni 2003, Sony Ericsson menyatakan bahwa akan menghentikan pembuatan cellphones CDMA untuk pasar Amerika Serikat dan akan fokus pada GSM dan yang tetap teknologi yang dominan. Ia juga slashed pekerjaan dalam penelitian dan pengembangan di Amerika Serikat dan Jerman. Pada bulan Oktober 2003, ini diposting dengan triwulan pertama keuntungan, tetapi peringatan yang jatuh pada harga ponsel dan persaingan akan menciptakan sulit untuk tinggal di hitam. Sony Ericsson's pemulihan yaitu dikreditkan ke keberhasilan dari model T610.
Setelah sukses dengan telepon P800, Sony Ericsson P900 yang diperkenalkan di aktivitas serentak di Las Vegas dan Beijing pada bulan Oktober 2003. P900 lebih kecil, lebih cepat, gampang dan lebih fleksibel dibandingkan dengan pendahulunya.
Pada tahun 2004, Sony Ericsson pasar saham meningkat dari 5,6 persen pada kuartal pertama hingga 7 persen di kuartal kedua. Pada bulan Juli 2004, Sony Ericsson memperkenalkan P910 communicator dengan thumbboard terintegrasi, dukungan e-mail, slot memori komplemen dan peningkatan kinerja layar.
Bulan Februari 2005, Presiden Sony Ericsson Miles Flint mengumumkan di 3GSM World Congress bahwa Sony Ericsson akan menyingkap ponsel-cum-pemutar musik digital pada bulan berikutnya.Akan disebut dengan WALKMAN dan mendukung banyak format file musik menyerupai MP3 dan AAC.
Pada tanggal 1 Maret 2005, Sony Ericsson memperkenalkan K750i dengan kamera 2 megapiksel. Juga W800i, ponsel WALKMAN pertama yang sangat sukses di pasaran, bisa memainkan 30 jam musik playback. Selain K750i dan W800i, Sony Ericsson juga memperkenalkan 2 ponsel low-end lainnya
Pada 1 Mei 2005, Sony Ericsson oke untuk menjadi sponsor global WTA Tour dengan kontrak senilai 88 juta dolar AS lebih dari 6 tahun. The women's pro tennis diubah namanya menjadi Sony Ericsson WTA Tour. Sekitar satu bulan pada 7 Juni, Sony Ericsson mengumumkan sponsor di India Barat, Chris Gayle dan Ramnaresh Sarwan.
Pada bulan Oktober 2005, Sony Ericsson merilis ponsel pertama bersistem operasi Symbian UIQ 3, P990.
Pada tanggal 2 Januari 2007, Sony Ericsson mengumumkan di Stockholm yang akan mempunyai beberapa ponsel yang diproduksi di India. Ia mengumumkan bahwa dua kawan outsourcing, Lextronic dan Foxconn akan menghasilkan 10 juta per tahun cellphones hingga tahun 2009. CEO Miles Flint mengumumkan di konferensi pers yang diadakan dengan India menteri komunikasi Dayanidhi Maran di Chennai India yang merupakan salah satu pasar dengan pertumbuhan paling cepat di dunia dan prioritas untuk pasar Sony Ericsson dengan 105 juta pengguna telepon selular GSM.
Pada tanggal 15 Oktober 2007, Sony Ericsson mengumumkan pada Symbian Smartphone Show bahwa mereka akan menjual setengah dari UIQ mengembangkan untuk Motorola sehingga UIQ teknologi yang dimiliki oleh dua perusahaan besar ponsel.
Sony Ericsson juga sukses besar dengan ponsel berorientasi kamera mereka, CyberShot. Diluncurkan tahun 2005 oleh ponsel K750, yang juga salah satu ponsel paling terkenal Sony Ericsson. Ponsel CyberShot terkenal dengan cepatnya, alasannya tidak menyerupai WALKMAN, yang mempunyai kemampuan media sangat bagus, tetapi miskin kemampuan kamera (W200 saya contohnya), CyberShot memilki kemampuan media yang layak/lumayan dan hasil kamera yang bagus.
Tahun 2007 diumukan CyberShot pertama kamera 5 megapixel Sony Ericsson, K850, yang juga sangat sukses di pasaran. Mereka juga mengumumkan C905 yang akan diluncurkan kuartal 4 2008. C905 sangat penting alasannya merupakan ponsel 8 megapiksel pertama di dunia.
ASAL USUL NAMA BATANG Menurut kamus Kawi-Indonesia karangan Prof.Drs.Wojowasito, Batang berarti= 1. Plataran, 2. Tempat yang dipertinggi, 3. Dialahkan, 4. Kata bantu bilangan (footnote).
Dalam bahasa Indonesia (juga bahasa Melayu) berarti sungai, dalam kamus jawa- Indonesia karangan Prawiroatmojo berarti terka, tebak. Atas dasar arti kata tersebut diatas maka dalam kekerabatan alami yang ada dilokasi yang ada disekarang ini maka yang agak sempurna adalah: plataran (platform) yang agak ketinggian dibandingkan dengan dataran disekitarnya maupun jikalau dilihat dari puncak pegunungan di sekitarnya juga jikalau dipandang dari maritim jawa.
Menurut legenda yang sangat populer, Batang berasal dari kata= Ngembat- Watang yang berarti mengangkat batang kayu. Hal ini diambil dari insiden kepahlawanan Ki Ageng Bahurekso, yang dianggap dari cikal bakal Batang. Adapun riwayatnya diungkapkan sebagai berikut:
Konon pada waktu Mataram mempersiapkan daerah- tempat peratanian untuk mencukupi persediaan beras bagi para prajurit Mataram yang akan mengadakan penyerangan ke Batavia, Bahurekso mendapat kiprah membuka hutan Roban untuk dijadikan tempat pesawahan. Hambatan dalam pelaksanaan tesebut ternyata cukup banyak. Para pekerja penebang hutan banyak yang sakit dan mati alasannya yaitu konon diganggu oleh jin, setan peri prayangan, atau siluman- siluman penjaga hutan Roban, yang dipimpin raja mereka Dadungawuk. Namun berkat kesaktian Bahurekso, raja siluman itu sanggup dikalahkan dan berakhirlah gangguan-gangguan tersebut walaupun dengan syarat bahwa para siluman itu harus mendapat bab dari hasil panen tersebut. Demikianlah hutan Roban sebelah barat ditebang seluruhnya. Tugas kini tinggal mengusahakan pengairan atas lahan yang telah dibuka itu.
Tetapi pada pelaksanaan sisa pekerjaan inipun tidak luput dri gangguan maupun halangan-halangan. Gangguan utama yaitu dari raja siluman Uling yang berjulukan Kolo Dribikso. Bendungan yang telah selesai dibentuk untuk menaikkan air sungai dari Lojahan yang kini berjulukan sungai Kramat itu selalu jebol alasannya yaitu dirusak oleh anak buah raja Uling. Mengetahui hal itu Bahurekso eksklusif turun tangan, Semua anak buah raja Uling yang bermarkas disebuah Kedung sungai itu diserangnya. Korban berjatuhan di pihak Uling, Merahnya semburan-semburan darah menciptakan air kedung itu menjadi merah kehitaman “ gowok . Jw “ , maka kedung tersebut dinamakan Kedung Sigowok. Raja Uling murka melihat anak buahnya binasa. Dengan pedang Swedang terhunus ia menyerang Bahureksa. Karena kesaktian pedang Swedang tersebut, Bahureksa sanggup dikalahkan. Siasat segera dilakukan. Atas nasehat ayahandanya Ki Ageng Cempaluk. Bahureksa disuruh masuk kedalam Keputren kerajaan Uling, untuk merayu adik sang raja yang berjulukan Dribusowati seorang putri siluman yang cantik. Rayuan Bahureksa berhasil. Dribusawati mau mencurikan pedang pusaka milik kakaknya itu, dan diserahkan kepadanya. Dengan pedang Swedang ditangan, dengan gampang raja Uling di kalahkan, dengan demikian maka gangguan terhadap bendungan sudah tidak pernah terjadi lagi. Tetapi bukan berarti hambatan-hambatan sudah tidak ada lagi.
Tenyata air bendungan itu tidak selalu lancar alirannya. Kadang- kadang besar, kadang- kadang kecil, bahkan tidak mengalir sama sekali. Setelah diteliti ternyata ada batang kayu (watang) besar yang melintang menghalangi anutan air. Berpuluh puluh orang disuruh mengangkat memindah watang tersebut, tetapi sama sekali tidak berhasil. Akhirnya Bahurekso turun tangan sendiri. Setelah mengheningkan cipta, memusatkan kekuatan dan kesaktiannya, watang besar itu sanggup dengan gampang diangkat dan dengan sekali embat patahlah watang itu. Demikianlah insiden ngembat watang itu terjadilah nama Batang dari kata ngem Bat wa Tang (Batang). Orang Batang sendiri sesuai dialeknya menyebut “ Mbatang. ” Melihat uraian dari sumber verbal atau legenda tersebut, kita sanggup memperkirakan semenjak kapan ini terjadi. Persiapan Mataram untuk menyerang Batavia yaitu pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, tahun 1613 s/d 1628. Penyerangan pertama ke Batavia yaitu pada tahun 1628, ambillah persiapan itu sedini- dininya, yaitu awal pemerintahan Sultan Agung, maka hal itu terjadi pada tahun 1613.
Betapa mudanya nama Batang ini terjadi dan dikenal. Majalah Karya Dharma Praja Mukti pernah memuat sesuatu goresan pena kiriman Kusnin Asa, disitu disebutkan bahwa nama Batang dikenal pada jaman kerajaan Majapahit, sebagai suatu kota pelabuhan. Nama Batang berasal dari kata BATA-AN. Bata berarti batu, dan AN berarti satu atau pertama.
Menurut Bp. Suhadi BS, BA dalam naskah pengantar lambing tempat Batang menyebutkan, bahwa menurut Sapta Parwa karya Mohamad Yamin dengan gosip Tionghoa yang berhasil ia kutip lengkap dengan fragmen petanya, ia menyebutkan bahwa nama Batang telah dikenal semenjak orang-orang Tionghoa banyak mencar ilmu agama Budha ke Sriwijaya. Batang ini dikenal dengan nama Batan sebagai kota pelabuhan sejaman dengan Pemaleng (Pemalang) dan Tema (Demak)
LAMBANG DAERAH Lambang yang dipakai oleh Pemda Kabupaten Batang yaitu lukisan yang berbentuk dasar perisai yang berukuran 4 : 5, yang melambangkan tekad rakyat Batang untuk mempertahankan daerahnya, baik dalam arti sempit maupun tempat dalam pengertian sebagai Wilayah Republik Indonesia.
BINTANG BERSUDUT LIMA berwarna emas, melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa. PADI DAN KAPAS , melambangkan impian rakyat akan terpenuhinya kemakmuran (murah sandang, murah pangan). GUNUNG, PABRIK, BATIK DAN LAUT, mengandung rangkaian pengertian bahwa Batang mempunyai tempat pegunungan yang penuh dengan kekayaan alam, dataran rendah yang kaya perusahaan-perusahaan dan maritim yang sepanjang masa menghasilkan ikan. PUSAKA: KERIS, suatu pusaka yang melambangkan tokok pimpinan. TOMBAK, pusaka yang biasa menjadi pegangan prajurit / rakyat. GABUNGAN ANTARA KERIS DAN TOMBAK, melambangkan kesatuan antara yang memimpin dan yang dipimpin. PABRIK, menjelaskan bahwa di Batang terdapat banyak perusahaan. Dari perusahaan makanan rakyat, perusahaan sandang hingga dengan perusahaan yang menghasilkan bahan-bahan ekspor, antara lain tapioka, karet, coklat, teh, kapuk, dan lain-lain. BATIK SOGAN, memberikan bahwa seni batik ini merupakan seni kerajinan rakyat yang mendarah daging turun temurun sekaligus melambangkan bahwa rakyat Batang memelihara kebudayaan bangsa / tempat yang berkepribadian. IKAN, menjelaskan bahwa Batang mempunyai maritim dan tambak-tambak yang sepanjang masa menghasilkan ikan. Bukan hanya untuk tempat setempat, tetapi bahkan sanggup memenuhi pasar-pasar ikan di tempat lain. PITA berwarna kuning emas yang terletak di bawah, melambangkan benang emas yang mengikat semua ciri kepribadian serta budi dan daya rakyat ibarat terdapat dalam lambang tersebut di atas.
Pengertian Tentang Jumlah Bagian-bagiannya Butir padi berjumlah 17 (tujuh belas) bersama bunga kapas berjumlah 8 (delapan) di dalam perisai berukuran 4 : 5 mengandung pengertian ihwal kesetiaan rakyat akan semangat 17 Agustus 1945. Pita yang berbentuk angka 8 (delapan), atap pabrik yang berpuncak 4 (empat) dan gelombang maritim yang 6 (enam) di atas dan 6 (enam) di bawah menerangkan ihwal hari kembalinya Batang menjadi Daerah Kabupaten lagi pada tanggal 8 April 1966 sesudah 30 tahun bergabung dengan Pekalongan. Ikan yang berjumlah 2 (dua) ekor dan terletak berhadapan mengandung arti bahwa di Batang selalu ada dua kekuatan yang saling embat-embatan / musyawarah, nampaknya agak bertentangan satu sama lain, tetapi bergotong-royong yaitu saling mengisi.
Pengertian Tentang Warna MERAH, mengandung pengertian bahagia, berani alasannya yaitu benar dan dinamis. Merah sebagai dasar goresan pena Batang menunjukan bahwa rakyat di seluruh Kabupaten Batang itu intinya berbahagia atas kembalinya Batang menjadi Kabupaten lagi. KUNING pada dasar lambang memberikan pribadi yang periang, hati yang terbuka yang dengan terus terang menginginkan tegaknya kebenaran dan keadilan. KUNING EMAS pada bintang melambangkan bahwa pokok tersebut (Tuhan Yang Maha Esa) merupakan zat yang diagungkan oleh setiap manusia di Kabupaten Batang. HITAM pada keris berarti keadilan. Bahwa kepemimpinan yang menjadi idaman rakyat yaitu yang sanggup membawa rakyat dari setiap penderitaan ke arah kebahagiaan.
PUTIH yang berbentuk tombak melambangkan ketulusan hati rakyat yang membina kehidupan daerah. BIRU pada maritim melambangkan keagungan yang dirangkapi dengan wibawa. COKLAT pada batik (Sidomukti) sogan, yang menyamai coklatnya tanah yang berair melambangkan hubungan batin yang mutlak kuat antara rakyat Batang dengan tanah tumpah darahnya. Motif Sidomukti melambangkan biar kembalinya Kabupaten Batang sanggup mengangkat taraf hidup rakyat. ABU-ABU pada ikan melambangkan elastisitas dari pendirian masyarakat Batang. HIJAU pada gunung dan tangkai kapas melambangkan bahwa intinya tempat Batang itu yaitu tempat yang makmur, yang memberi impian akan masa depan yang cemerlang.
Menurut sejarah, Batang telah mempunyai dua kali periode pemerintahan Kabupaten. Periode I diawali zaman kebangkitan kerajaan Mataram Islam (II) hingga penjajahan asing, kira-kira dari awal periode 17 hingga dengan 31 Desember 1935. Sedang periode II, dimulai awal kebangkitan Orde Baru (8 April 1966) hingga sekarang, bahkan Batang sanggup ditelusuri semenjak pra-sejarah.
Sejak dihapuskan status Kabupaten (1 Januari 1936) hingga tanggal 8 April 1966, Batang tergabung dengan Kabupaten Pekalongan.
Tahun 1946, mulai ada gagasan untuk menuntut kembalinya status Kabupaten Batang. Ide pertama lahir dari Pak Mohari yang disalurkan melalui sidang KNI Daerah dibawah pimpinan H.Ridwan alm. Sidang bertempat di gedung bekas rumah Contrder Belanda (Komres Kepolisian 922).
Tahun 1952, terbentuk sebuah Panitia yang menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Batang. Panitia ini dinamakan Panitia Pengembalian Kabupaten Batang, yang bertugas menjalankan amanat masyarakat Batang. Dalam kepanitiaan ini duduk dari kalangan DPR serta pemuka masyarakat yang besar lengan berkuasa dikala itu. Susunan panitianya terdiri atas RM Mandojo Dewono (Direktur SGB Batang) sebagai Ketua, R. Abutalkah dan R. Soedijono (anggota DPRDS Kabupaten Pekalongan) sebagai Wakil Ketua. Panitia juga dilengkapi dengan dua anggota yaitu R. Soenarjo (anggota DPRDS yang juga Kepala Desa Kauman) dan Rachmat (anggota DPRDS).
Tahun 1953, Panitia memberikan Surat Permohonan terbentuknya kembali status Kabupaten Batang lengkap satu berkas, yang eksklusif diterima oleh Presiden Soekarno pada dikala mengadakan peninjauan tempat dan menuju ke Semarang dengan tanggapan akan diperhatikan.
Tahun 1955, Panitia mengutus delegasi ke pemerintah pusat, yang terdiri atas RM Mandojo Dewono, R.Abutalkah, dan Sutarto (dari DPRDS).
Tahun 1957, dikirim dua delegasi lagi. Delegasi I, terdiri atas M. Anwar Nasution (wakil ketua DPRDS), R.Abutalkah, dan Rachmat (Ketua DPRD Peralihan). Sedangkan delegasi II dipercayakan kepada Rachmat (Kepala Daerah Kabupaten Pekalongan), R.Abutalkah, serta M.Anwar Nasution.
Tahun 1962, mengirimkan utusan sekali. Utusan tersebut dipercayakan kepada M. Soenarjo (anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dan juga Wedana Batang) sebagai ketua, sebagai pelapor ditetapkan Soedibjo (anggota DPRD), serta dibantu oleh anggota yaitu H. Abdullah Maksoem dan R. Abutalkah.
Tahun 1964, dikirim empat delegasi. Delegasi I, ketuanya dipercayakan R. Abutalkah, sedang pelapor yaitu Achmad Rochaby (anggota DPRD). Delegasi ini dilengkapi lima orang anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, yaitu Rachmat, R. Moechjidi, Ratam Moehardjo, Soedibjo, dan M. Soenarjo.
Delegasi II, susunan keanggotaannya sama dengan Delegasi I tersebut, sebelum memberikan tuntutan rakyat Batang ibarat pada delegasi-delegasi terdahulu, yaitu kepada Menteri Dalam Negeri di Jakarta diawali penyampaian tuntutan tersebut kepada Gubernur Kepala Daerah Propinsi Jawa Tengah di Semarang.
Delegasi III, yang juga susunan keanggotaannya sama dengan Delegasi I dan II kembali mengambil langkah memberikan tuntutan rakyat Batang eksklusif kepada Mendagri. Sedang Delegasi IV mengalami perubahan susunan keanggotaan. Dalam delegasi ini sebagai ketua R. Abutalkah, sebagai wakil ketua Rachmat, sedangkan sebagai pelapor yaitu Ratam Moehardjo, Ahmad Rochaby sebagai sekretaris I, R. Moechjidi sebagai sekretaris II serta dilengkapi anggota yaitu Soedibjo dan M. Soenarjo. Tahun 1965, diutus delegasi terakhir. Sebagai ketua R. Abutalkah, wakil ketua Rachmat, sekretaris I Achmad Rochaby, sekretaris II R. Moechjidi, pelapor Ratam Moehardjo serta dilengkapi dua orang anggota yaitu M. Soenarjo dan Soedibjo. Delegasi terakhir atau kesepuluh itu, memperoleh kesempatan untuk menyaksikan sidang paripurna DPR GR dalam program persetujuan dewan atas Rancangan Undang-undang ihwal Pembentukan Pemerintah Kabupaten Batang menjadi Undang-undang. Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Batang terbentuk menurut Undang-undang Nomor 9 Tahun 1965, yang dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 52, tanggal 14 Juni 1965 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 20 Tahun 1965, tanggal 14 Juli 1965. Tanggal 8 April 1966, bertepatan hari Jumat Kliwon, yaitu hari yang dianggap penuh berkah bagi masyarakat tradisional Batang, dengan mengambil tempat di bekas Kanjengan Batang usang (rumah dinas yang sekaligus kantor para Bupati Batang lama) dilaksanakan peresmian pembentukan Daerah Tingkat II Batang. Upacara yang berlangsung khidmat dari jam 08.00 s/d 11.00 itu, ditandai antara lain dengan Pernyataan Pembentukan Kabupaten Batang oleh Gubernur Kepala Daerah Propinsi Jawa Tengah Brigjend (Tit) KKO-AL Mochtar, peresmian R. Sadi Poerwopranoto sebagai Pejabat Bupati Kepala Daerah Batang, serah terima wewenang wilayah dari Bupati KDH Pekalongan kepada Pejabat Bupati KDH Batang, serta sambutan dari Gubernur Kepala Daerah Jawa Tengah.
Kirab pusaka merupakan suatu kegiatan rutin setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Batang, juga merupakan perayaan menyambut hari jadi Pemkab. Batang. Penyelenggaraan Kirab Pusaka ini gres dimulai semenjak tahun 2003 dengan tujuan untuk :
Melestarikan budaya leluhur sebagai aktivitas kepariwisataan di Kabupaten Batang.
Sebagai bukti bahwa Kabupaten Batang telah ada semenjak lama, sekitar 500 tahun silam, namun pada tahun 1936 s/d 7 April 1966 bergabung dengan Kabupaten Pekalongan;
Sumber : 1. Arsip Daerah Kabupaten Batang. 2. Buku Sejarah Batang, Suatu Studi Pendahuluan, Tim Penyusun Sejarah Kabupaten Daerah Tingkat II Batang, Tahun 1991. 3. Buku Sejarah Perjuangan Pembentukan Kabupaten Batang, terbitan Kantor Departemen Penerangan Kabupaten Batang, tahun 1991.