Friday, December 21, 2018

Sejarah Bri Tbk

 yakni salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia Sejarah BRI Tbk
Logo BRI nyolong di Kuwarasanku
Bank Rakyat Indonesia (BRI) yakni salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu forum keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut bangkit tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
https://caraphdanghmmm.blogspot.com/search?q=logo-bri-bank-rakyat-indonesia
Pada periode sesudah kemerdekaan RI, menurut Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI yakni sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, acara BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan gres mulai aktif kembali sesudah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian menurut Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 perihal pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan gres itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).
https://caraphdanghmmm.blogspot.com/search?q=logo-bri-bank-rakyat-indonesia
Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 perihal Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 perihal Undang-undang Bank Sentral, yang pada dasarnya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya menurut Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.
Sejarah Bank Rakyat Indonesia
Sejarah PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk
Sejak 1 Agustus 1992 menurut Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI bermetamorfosis perseroan terbatas. Kepemilikan BRI ketika itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia menetapkan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih dipakai hingga dengan ketika ini.

Sumber

Thursday, December 20, 2018

Sejarah Bank Bni 46 Lengkap

"Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan masyarakat, bangsa dan Negara Republik Indonesia, selama 66 tahun usia BNI sejak didirikan pertama kali pada tanggal 5 Juli 1946, BNI terus tumbuh dan berkembang bersama Negeri, mengawal pembangunan di banyak sekali sektor industri, sesuai dengan tagline BNI Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa"

Berdiri semenjak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan masyarakat Sejarah Bank BNI 46 lengkap

Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan semenjak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional.

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia kemudian ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan terusan pribadi untuk transaksi luar negeri.

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional.

Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bab dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi dipakai mulai tamat tahun 1968. Perubahan ini mengakibatkan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai 'BNI 46'. Penggunaan nama panggilan yang lebih gampang diingat - 'Bank BNI' - ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988.

Tahun 1992, status aturan dan nama BNI bermetamorfosis PT Bank Negara Indonesia (Persero), sementara keputusan untuk menjadi perusahaan publik diwujudkan melalui penawaran saham perdana di pasar modal pada tahun 1996.

Kemampuan BNI untuk mengikuti keadaan terhadap perubahan dan kemajuan lingkungan, sosial-budaya serta teknologi dicerminkan melalui penyempurnaan identitas perusahaan yang berkelanjutan dari masa ke masa. Hal ini juga menegaskan pengabdian dan janji BNI terhadap perbaikan kualitas kinerja secara terus-menerus.

Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai dipakai untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik, sesudah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan 'Bank BNI' dipersingkat menjadi 'BNI', sedangkan tahun pendirian - '46' - dipakai dalam logo perusahaan untuk meneguhkan pujian sebagai bank nasional pertama yang lahir pada kala Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada tamat tahun 2012, Pemerintah Republik Indonesia memegang 60% saham BNI, sementara sisanya 40% dimiliki oleh pemegang saham publik baik individu maupun institusi, domestik dan asing.

Saat ini, BNI yaitu bank terbesar ke-4 di Indonesia menurut total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. BNI memperlihatkan layanan jasa keuangan terpadu kepada nasabah, didukung oleh perusahaan anak: Bank BNI Syariah, BNI Multi Finance, BNI Securities dan BNI Life Insurance.

Pada tamat tahun 2012, BNI mempunyai total asset sebesar Rp333,3 triliun dan mempekerjakan lebih dari 24.861 karyawan. Untuk melayani nasabahnya, BNI mengoperasikan jaringan layanan yang luas meliputi 1.585 outlet domestik dan 5 cabang luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong dan Singapura, 8.227 unit ATM milik sendiri, 42.000 EDC serta akomodasi Internet banking dan SMS banking. BNI selalu berusaha untuk menjadi bank pilihan yang menyediakan layanan prima dan solusi bernilai tambah kepada seluruh nasabah.

Berangkat dari semangat usaha yang berakar pada sejarahnya, BNI bertekad untuk mengatakan pelayanan yang terbaik bagi negeri, serta senantiasa menjadi pujian negara.

Wednesday, December 19, 2018

Sejarah Kerajaan Singasari Lengkap

Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari, ialah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi kerajaan ini kini diperkirakan berada di tempat Singosari, Malang.

Nama Ibu Kota
Berdasarkan prasasti Kudadu, nama resmi Kerajaan Singhasari yang bergotong-royong ialah Kerajaan Tumapel. Menurut Nagarakretagama, ketika pertama kali didirikan tahun 1222, ibu kota Kerajaan Tumapel berjulukan Kutaraja.

Pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang berjulukan Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih populer daripada nama Tumapel. Maka, Kerajaan Tumapel pun populer pula dengan nama Kerajaan Singhasari.

Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan.

Awal Berdiri

Menurut Pararaton, Tumapel semula hanya sebuah tempat bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel ketika itu ialah Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu kebijaksanaan kancil oleh pengawalnya sendiri yang berjulukan Ken Arok, yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang berjulukan Ken Dedes. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri.

Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Para brahmana kemudian menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel.

Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel, namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Dalam naskah itu, pendiri kerajaan Tumapel berjulukan Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri.

Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255, menyebutkan jikalau pendiri Kerajaan Tumapel ialah Bhatara Siwa. Mungkin nama ini ialah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa, alasannya ialah dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Selain itu, Pararaton juga menyebutkan bahwa, sebelum maju perang melawan Kadiri, Ken Arok lebih dulu memakai julukan Bhatara Siwa.


Silsilah Wangsarajasa

Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari, dan berlanjut pada kerajaan Majapahit. Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari.

Versi Pararaton adalah:
1. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 - 1247)
2. Anusapati (1247 - 1249)
3. Tohjaya (1249 - 1250)
4. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 - 1272)
5. Kertanagara (1272 - 1292)

Versi Nagarakretagama adalah:
1. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 - 1227)
2. Anusapati (1227 - 1248)
3. Wisnuwardhana (1248 - 1254)
4. Kertanagara (1254 - 1292)


Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). Tohjaya mati akhir pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Hal ini sanggup dimaklumi alasannya ialah Nagarakretagama ialah kitab kebanggaan untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib.

Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri, bukan raja Tumapel. Hal ini memperkuat kebenaran info dalam Nagarakretagama. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Dengan demikian, pemberitaan jikalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 sanggup diperdebatkan. Kemungkinannya ialah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu, gres pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Diagram silsilah di samping ini ialah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa, yang bersumber dari Pararaton.


Prasasti Mula Malurung
Penemuan prasasti Mula Malurung menawarkan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel.

Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa", sehabis menaklukkan Kadiri. Sepeninggalnya, kerajaan terpecah menjadi dua, Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Parameswara digantikan oleh Guningbhaya, kemudian Tohjaya. Sementara itu, Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya, Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya, yaitu Kertanagara.


Pemerintahan Bersama
Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Dalam Pararaton disebutkan nama orisinil Narasingamurti ialah Mahisa Campaka.

Apabila dongeng perebutan kekuasaan berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi, maka sanggup dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini ialah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti ialah cucu Ken Arok.


Masa Kejayaan

Kertanagara ialah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1272 - 1292). Ia ialah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk mengakibatkan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi perluasan bangsa Mongol. Saat itu penguasa Sumatra ialah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). Kerajaan ini kesudahannya dianggap telah ditundukkan, dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara, sebagai tanda persahabatan kedua negara.

Pada tahun 1284, Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta supaya Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Namun undangan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain, Melayu, Bali, Pahang, Gurun, dan Bakulapura.


Masa Keruntuhan

Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa kesudahannya mengalami keropos di bab dalam. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang, yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh.

Setelah runtuhnya Singhasari, Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota gres di Kadiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir.



Hubungan dengan Majapahit

Pararaton, Nagarakretagama, dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Berkat dukungan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara), ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit.

Pada tahun 1293 tiba pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. Setelah Kadiri runtuh, Raden Wijaya dengan siasat cendekia ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa.

Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari, dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa, yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok.

Sumber

Tuesday, December 18, 2018

Sejarah Danau Toba Sumatera Utara (Asal Seruan Danau Toba)

Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu berjulukan Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa.

 terdapat danau yang  sangat besar dan  ditengah Sejarah Danau Toba Sumatera Utara (Asal Usul Danau Toba)Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia sanggup mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap menentukan hidup sendirian. 

Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini saya menerima ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa dikala sesudah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan sesudah menerima seekor ikan cukup besar.
 
Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bundar dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, saya jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu bila kamu tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar bunyi dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang bagus jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani.

“Jangan takut pak, saya juga insan ibarat engkau. Aku sangat berhutang budi padamu dikarenakan telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, saya tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu komitmen yang telah disepakati, yaitu mereka dihentikan menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika komitmen itu dilanggar maka akan terjadi musibah dahsyat.

Setelah hingga di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis bagus jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat senang dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka membuatkan sangkaan jelek yang sanggup menjatuhkan keberhasilan perjuangan petani. “Aku tahu Petani itu niscaya memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu hingga ke indera pendengaran Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja.

Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, alasannya ialah istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak menciptakan mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia memiliki satu kebiasaan yang menciptakan heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga sanggup dimakannya sendiri.
Lama kelamaan, Putera selalu menciptakan jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani biar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, saya akan bersabar, walau bagaimanapun ia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran ibarat itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya.

Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera menerima kiprah mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia pribadi pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi murka sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan!”, umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu.

Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan kesudahannya membentuk sebuah danau. Danau itu kesudahannya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir.
 
 

Misteri PUTRI DUYUNG sanggup dibaca disini

Monday, December 17, 2018

Sejarah Indosiar (Sejarah Tv Indosiar)


Indosiar adalah salah satu stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Stasiun televisi ini beroperasi dari Daan Mogot, Jakarta Barat. Indosiar awalnya didirikan dan dikuasai oleh Grup Salim melalui PT Indosiar Karya Media Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta). Pada 13 Mei 2011, secara umum dikuasai saham PT Indosiar Karya Media Tbk dibeli oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, pemilik SCTV, menyebabkan kedua stasiun televisi berada dalam satu pengendalian.
Dalam siarannya, Indosiar banyak menekankan kebudayaan. Salah satu jadwal kebudayaan yang selalu ditayangkan yaitu jadwal pertunjukan wayang pada malam minggu.
Bentuk logo Indosiar yang sangat seakan-akan dengan bentuk logo Television Broadcasts Limited,Hongkong. Awalnya, Indosiar memang banyak menayangkan drama-drama Hongkong. Seperti contohnya serial Return of The Condor Heroes yang dibintangi oleh Andy Lau, To Liong To yang dibintangi oleh Tony Leung yang keduanya cukup terkenal di kalangan penonton.

Selain itu, Indosiar juga memopulerkan sinetron-sinetron Indonesia yang bertemakan cinta dan keluarga (dimulai semenjak munculnya Tersanjung), acara-acara realitas yang melibatkan emosi penonton dan SMS secara eksklusif (dimulai semenjak munculnya AFI), infotainment KISS (Kisah Seputar Selebritis). Indosiar juga menayangkan jadwal belum dewasa atau kartun yang cukup banyak setiap hari minggu yaitu dari pukul 06.30 hingga 12.00 WIB, Acara-acara anak yang pernah terkenal di Indosiar adalah, Dragon Ball, Digimon, Pokemon, Bleach, Naruto, Gundam, dan lain-lain.

Pada awal kemunculannya, Indosiar sempat merelay Nuansa Pagi RCTI, Buletin Siang RCTI, Seputar Indonesia RCTI dan Buletin Malam RCTI dikarenakan Indosiar belum memproduksi jadwal berita.
Direktur Utama Indosiar dikala ini adalah Lie Halim yang menggantikan Anky Handoko.


Source


Baca juga beberapa sejarah menarik wacana misteri putri duyung disini 

Sunday, December 16, 2018

Sejarah Kabupaten Semarang

 Kabupaten Semarang telah ada dengan ibukota Semarang Sejarah Kabupaten SemarangSejak 4 kala yang kemudian dimasa Pajang-Mataram, Kabupaten Semarang telah ada dengan ibukota Semarang. Pada jaman itu "Gemente" (Kotapraja) belum ada. Ki Pandan Arang II atau dikenal sebagai Raden Kaji Kasepuhan (1547-1553) merupakan Bupati Semarang yang pertama, dinobatkan tanggal 2 Mei 1547, berkuasa sampai tahun 1574 dan menerima pengakuan Sultan Hadiwijaya. Pada masa itu berhasil menciptakan bangunan yang dipergunakan sebagai sentra aktivitas pemerintah kabupaten. Pada jaman Pemerintahan Bupati R.M. Soebiyono, "Gemente (Kotapraja)" Semarang lahir, yaitu sempurna tahun 1906.
Berdasarkan Stadblad tahun 1906 S.O 120 dibentuklah pemerintahan kota. Pemerintah Kabupaten Semarang yang dipimpim oleh seorang Bupati dan Pemerintah Kotapraja untuk wilayah Semarang yang dipimpin oleh seorang Burgenmester. Dan sejak itulah terjadi pemisahan antara Kabupaten Semarang dengan Kotapraja Semarang sampai ketika ini.

Berdasarkan UU no 13/1950 wacana Pembentukan Kabupaten-kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Tengah, Kota Semarang ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Semarang. Namun Kota Semarang ialah kotamadya yang mempunyai pemerintahan sendiri, ditinjau dari segi pemerintahan Kota Semarang sebagai ibukota Kabupaten sangatlah kurang menguntungkan, maka timbullah gagasan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Semarang ke Kota Ungaran yang pada ketika itu masih dalam status kawedanan.

Sementara dilakukan pembenahan, tanggal 30 Juli 1979 oleh Bupati Kepala Daerah Tk. II Semarang diusulkan oleh Pemerintah Pusat melalui Gubernur, biar Kota Ungaran secara definitif ditetapkan sebagai ibukota Pemerintah Kabupaten Dati II Semarang. Dan ditetapkan dengan PP no 29/1983 wacana Penetapan Status Kota Ungaran sebagai Ibukota Pemerintah Kabupaten Dati II Semarang, yang berlaku peresmiannya tanggal 20 Desember 1983, yang terjadi pada masa pemerintahan Bupati Ir. Soesmono Martosiswojo (1979-1985).


Sejarah Kabupaten se-Jawa Tengah disini

Saturday, December 15, 2018

Sejarah Barcelona Fc (Història Fc Barcelona)


FC Barcelona - juga dikenal sebagai Barça, ialah sebuah klub olahraga diBarcelona, Katalonia, Spanyol yang mempunyai klub-klub dalam beberapa cabang olahraga, namun yang paling populer adalah sepak bola.

Didirikan pada 1899 oleh 12 pemain sepak bola berasal dari Swiss, Inggris, dan Spanyol dibawah pimpinan Joan Gasper. FC Barcelona mempunyai motto "Barca bukan hanya sekedar klub" (El Barça, és més que un club) serta mempunyai himne yang berjudul "El Cant del Barca" yang diciptakan oleh Jaume Picas and Josep Maria Espinàs. Tidak ibarat klub sepak bola pada umumnya, FC Barcelona benar-benar milik dan dioperasikan oleh para suporternya. Stadion utamanya berada di Camp Nou, Barcelona.

Klub ini masuk menjadi akseptor Primera División (Divisi Utama) semenjak tahun 1928, dan bersama-sama Real Madrid dan Athletic Bilbao menjadi tim yang tak pernah terdegradasi ke Segunda División (Divisi Dua). Klub ini juga menjadi klub yang menjuarai liga Spanyol pertama kali. Dengan persembahan 20 gelar Liga Spanyol, 25 gelar Copa del Rey, 7 gelar Piala Super Spanyol, 3 gelar Liga Champions Eropa, 4 gelar Piala UEFA, 2 gelar Piala Super Eropa, FC Barcelona menjadi salah satu tim tersukses di SpanyolEropa, dan dunia. Bukti paling positif saat pada tahun 2009 FC Barcelona berhasil menjadi klub Spanyol pertama yang berhasil meraih gelar TREBLE (juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions). Dilanjutkan dengan raihan gelar Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan FIFA Club World Cup untuk melengkapi raihan gelarnya menjadi SEXTUPLE. FC Barcelona merupakan klub sepak bola pertama di dunia yang pernah melaksanakan raihan ini. Fans Barca juga sering dipanggil Culés.


HISTÒRIAFC BARCELONA

 

El 29 de novembre del 1899, Hans Gamper va fundar el Futbol Club Barcelona, juntament amb onze entusiastes practicants del que en aquell moment kurun un desconegut esport anomenat 'foot-ball'.

Llavors ningú no es podia imaginar l'enorme magnitud que aquella iniciativa acabaria assolint amb el pas del temps. Al llarg dels més de cent anys de vida, el Barça ha experimentat un creixement espectacular en tots els àmbits i s'ha convertit en quelcom més que una entitat esportiva, fent realitat el lema que el Barça és 'més que un club'.
 
El Barça ha esdevingut, per a milions de persones d'arreu del món, un símbol d'identitat no tan sols esportiu, sinó també social, polític i cultural. En els moments més difícils ha estat la bandera de Catalunya representant els anhels de llibertat del poble català, una simbologia que continua fortament arrelada a la idiosincràsia del club i entre la seva massa social. Dins del context espanyol el Barça és vist com un club obert i democràtic. I arreu del món, el Barça s’identifica amb causes solidàries, molt específicament amb la infància, a través del seu acord de patrocini de l'Unicef.

Durant tot un segle, el barcelonisme ha viscut moments de glòria i d'infortuni, èpoques brillants i d'altres no tan exitoses, triomfs èpics i importants derrotes. I cadascun d'aquests instants ha contribuït a definir la personalitat d'un club que, per les seves peculiars característiques, és únic al món. 

Una història més que centenària necessàriament passa per etapes molt diverses, tant des del punt de vista social com des de l'òptica esportiva. Els primers anys (1899-1922) , des de la fundació fins a la construcció de l’estadi de Les Corts, el Barça kurun un club de futbol que va haver de singularitzar-se entre els altres equips barcelonins, fins a esdevenir el club de referència de la ciutat. El Barça va esdevenir el club líder a Catalunya, i a més va apostar per aproximar-se a una sensibilitat catalanista que cada cop anava guanyant més força. 

De Les Corts al Camp Nou (1922-1957) , l’entitat va viure situacions contraposades. D’una banda, el creixement associatiu, quan va superar per primer cop els 10.000 socis, i la decidida orientació cap al futbol de masses i professional, una etapa en què sobresurten jugadors com Alcántara i Samitier. De l’altra, les dificultats materials i polítiques que va suposar la Guerra Civil espanyola i la postguerra, quan el club va haver de sobreviure en un clima molt advers, amb l’assassinat del president Josep Sunyol el 1936, precisament la persona que havia propagat el lema 'esport i ciutadania'. Tanmateix, l’entitat va sobreviure i va iniciar una recuperació social i esportiva que es va materialitzar amb la construcció del Camp Nou, sota el decisiu influx del jugador Ladislau Kubala. 
 
De la construcció del Camp Nou al 75è aniversari (1957-1974) , el Barça va viure una etapa de mediocres resultats esportius, però d’afermament com a entitat, amb un constant creixement social, i amb una lenta però constant recuperació, tot i les circumstàncies adverses, dels seus signes d’identitat. Una sensació ben clara, que per primer cop es va concretar en el lema 'El Barça, més que un club', pronunciat pel president Narcís de Carreras. L’empenta de la junta presidida per Agustí Montal va portar a Barcelona un futbolista que ha marcat la història del club, Johan Cruyff. 

Del 75è aniversari a la primera Copa d’Europa (1974-1992) la vida del club està marcada per l’arribada de la democràcia als clubs de futbol, l’inici del llarg mandat de Josep Lluís Núñez, l’ampliació del Camp Nou amb motiu del campionat del món de 1982 i la conquesta de la Recopa (1979) a Basilea, gran èxit esportiu però també social, amb una enorme i exemplar expedició barcelonista que va mostrar a tot Europa la fusió de les banderes blaugrana i catalana. El retorn de Cruyff, ara com a entrenador del que es va conèixer com a 'Dream Team' (1990-1994), va tenir el seu colofó en la conquesta de la Copa d’Europa a l’estadi de Wembley (1992), amb el famós gol de Koeman.

 La consagració al món. De Wembley al Mundial de Clubs (1992-2009) marca l’evolució més recent del club, emmarcat entre quatre fites esportives fonamentals, les tres copes d’Europa i el Mundial de Clubs. Aquests anys estan marcats per la fi de l'etapa presidencial de Josep Lluís Núñez i la celebració del Centenari del club (1999), que va mostrar tot el potencial social de l’entitat. Després de la presidència de Joan Gaspart (2000-2003), les eleccions de juny de 2003 van portar a la presidència Joan Laporta, que ha iniciat una nova etapa de creixement social, amb 172.938 socis, i èxits esportius com les quatre Lligues, les Champions League assolides a París i Roma i el Mundial de Clubs. 

A partir de la temporada 2008-09, amb l’arribada de Josep Guardiola a la banqueta del primer equip la plantilla va prendre noves energies i va aconseguir l’any 2009 les Sis Copes en joc, una fita que ha quedat gravada per sempre a la memòria de tots els barcelonistes. Uns èxits esportius que han reforçat enormement la projecció social i mediàtica del club. La temporada 2009/10, la segona de Guardiola al capdavant de la banqueta, culmina amb la consecució del segon títol de Lliga consecutiu, el vintè de la història del club, i que serà recordat com el dels “99 punts” per tractar-se d’una puntuació de rècord. La plantilla acabaria jugant-se la competició de la regularitat fins a l’últim partit, davant el Valladolid, i celebraria el títol el mateix dia, davant l’afició del Camp Nou. 

La grandesa del Futbol Club Barcelona s'explica, entre molts d'altres factors, pel seu impressionant palmarès, que el converteix en l’equip amb més títols de l’estat espanyol i un dels més llorejats del món. Les vitrines del museu barcelonista acullen tots els trofeus possibles encapçalats per les Copes d'Europa aconseguides en les finals de Wembley (1992), París (2006) i Roma (2009) i el Mundial de Clubs d’Abu Dhabi (2009). 

A part d'aquest màxim guardó continental, el Barça s'ha guanyat un prestigi inqüestionable a Europa essent l'únic equip del continent que ha estat present de forma ininterrompuda a les competicions europees des de la seva creació el 1955. Entre les múltiples fites assolides a Europa cal destacar la condició de 'rei de la Recopa' que ostenta l'equip blaugrana amb quatre guardons. 

A més, els barcelonistes acumulen tres títols corresponents a la Copa de Fires (després Copa de la UEFA i actualment Lliga Europea) dels anys 1958, 1960 i 1966. També es van adjudicar l'any 1971 aquest trofeu en propietat en una jawaban especial que enfrontava el primer guanyador d'aquesta competició, el FC Barcelona, i l'últim vencedor, el Leeds United.