| www.kuwarasanku.blogspot.com |
Awal berdirinya Pemuda Muhammadiyah secara kronologis sanggup dikaitkan denga keberadaan Siswo Proyo Priyo (SPP), suatu gerakan yang semenjak awal diperlukan K.H. Ahmad Dahlan sanggup melaksanakan aktivitas pelatihan terhadap remaja/pemuda Islam.
Dalam perkembangannya SPP mengalami kemajuan yang pesat, sampai pada Konggres Muhammadiyah ke-21 di Makasar pada tahun 1932 diputuskan berdirinya Muhammadiyah Bagian Pemuda, yang merupakan bab dari organisasi dalam Muhammadiyah yang secara khusus mengasuh dan mendidik para cowok keluarga Muhammadiyah.
Keputusan Muhammadiyah tersebut menerima sambutan luar biasa dari kalangan cowok keluarga Muhammadiyah, sehingga dalam waktu relatif singkat Muhammadiyah Bagian Pemuda telah terbentuk di hampir semua ranting dan cabang Muhammadiyah. Dengan demikian pelatihan Pemuda Muhammadiyah menjadi tanggung jawab pimpinan Muhammadiyah di masing-masing level. Misalnya, di tingkat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tanggung jawab mengasuh, mendidik dan membimbing Pemuda Muhammadiyah diserahkan kepada Majelis Pemuda, ialah forum yang menjadi kepanjangan tangan dan pembantu Pimpinan Pusat yang memimpin gerakan pemuda.
Selanjutnya dengan persetujuan Majelis Tanwir, Muhammadiyah Bagian Pemuda dijadikan suatu ortom yang memiliki kewenangan mengurusi rumah tangga organisasinya sendiri. Akhirnya pada 26 Dzulhijjah 1350 H bertepatan dengan 2 Mei 1932 secara resmi Pemuda Muhammadiyah bangkit sebagai ortom.
sumber
Selanjutnya dengan persetujuan Majelis Tanwir, Muhammadiyah Bagian Pemuda dijadikan suatu ortom yang memiliki kewenangan mengurusi rumah tangga organisasinya sendiri. Akhirnya pada 26 Dzulhijjah 1350 H bertepatan dengan 2 Mei 1932 secara resmi Pemuda Muhammadiyah bangkit sebagai ortom.
sumber
No comments:
Post a Comment